About Me

November 1, 2015

Blue Mountains: Tak cukup sehari!

Kadang, sebuah perjalanan terjadi dari hal-hal yang tak terencana. Setelah beberapa hari cuacanya kayak kamu; nggak jelas maunya gimana, akhirnya hari ini cerah ceria. Jalan-jalan di New South Wales belum sah kalau belum singgah di Blue Mountains, ya nggak sih? Meski dibandrol kata Mountain bukan berarti kita bakal naik gunung, ehe. Berawal dari racau dan impulsif di kepala, saya bergegas menuju Sydney Central (Platform 5). Harga tiket $17.80 (return, limit waktu 12 jam) bisa dibeli di loket, atau langsung tap dari Opal card kalau saldo mencukupi. Keretanya nyaman, warna seatnya ungu, dan nggak banyak penumpang. Selama 2 jam 20 menit saya disuguhkan pemandangan dari beragam suburb hingga pematang gersang.




Setiba di stasiun Katoomba, saya langsung menuju loket Blue Mountains Explorer. Buat yang melakukan day trip dan belum cari tau tentang area ini saya sarankan ambil paket di sini, Mahal sih, tapi hemat waktu. Saya membeli pass seharga $70 terdiri dari free hop on – hop off bus, dan all day access di Scenic World (Skywalk, Cablecar, Walkway, dan Railway).



Scenic World
Di sini kita bisa banyak belajar tentang kota yang dikenal sebagai kawasan tambang batubara. Di Walkway, misalnya, terdapat ventilation furnace (dibangun tahun 1890), jika diintip ke dalam terdapat etalase pekerja tambang dan kobaran api. Juga ada sejarah John Britty North, the father of Katoomba. Yang seru sih karena jalannya di antara pepohonan rindang jadi sama sekali ngga terasa capek apalagi bosan. Yang saya suka dari Scenic World selain pemandangan dan sejarah, adalah sensasi kereta yang relnya menukik saat duduk di Railway. Kemiringan kursi bisa di-adjust menyesuaikan gravitasi. Dulunya kereta ini digunakan untuk mengangkut hasil tambang dari dasar menuju ke atas. Perjalanan cuma semenit, tapi deg-degannya sejam :)) setelah coba kereta, saya naik ke pos menggunakan Cablecar. Sepanjang mata memandang, terdapat eucalyptus menjulang dan pahatan perbukitan. Setelah tiba di atas, saya menuju gondola Skywalk untuk menyeberang ke sisi bukit yang lain. Dari atas sini kita bisa melihat Wentworth Falls, cantik sekali. Setelah tiba di pos seberang, saya melakukan trekking singkat untuk melihat Three Sisters, icon dari Blue Mountains.

 








 Setelah satu jam berjalan… Wait, Blue Mountains? Mana gunung birunya?
 Hehe, jadi Blue Mountains itu bukan berupa gunung berwarna biru, melainkan taman nasional seluas 11400 km dengan hamparan pohon gum yang mengeluarkan serpihan partikel tertentu yang menyatu dengan molekul udara saat terkena sinar matahari. Fenomena ini disebut Rayleigh scattering. 


Leura Cascades
Hal pertama yang saya liat saat memasuki area ini adalah taman. Yak, setelah baca buku panduan ternyata tempat ini terkenal sebagai kawasan piknik. Di bawah jembatan terdapat mini falls dan yak rute trekking yang lumayan panjang.




Banyak sekali aktivitas yang bisa dilakukan di Katoomba. Terutama rute bushwalking dengan beragam keindahan alam yang bisa kamu lihat dari air terjun, hingga creek. Sayang, nggak punya banyak waktu di sini karena harus kembali ke pusat kota. Terima kasih, Katoomba. Semoga kelak punya kesempatan untuk singgah lebih lama.


d.

No comments:

Post a Comment