About Me

June 30, 2014

Mencintai Seorang Pemanah.

Ah, dingin sekali, tak seharusnya kuabaikan apa kata ibu, kataku sambil terus mendekati bibir danau. Dari kejauhan terdengar angin yang dengan cepat menembus daun melalui semak-semak. Setidaknya itu hal terakhir yang kuingat sebelum menemukan diriku terkulai berbalut kasa. Sosok berbadan tegap mendekatiku, tangannya dengan sigap mengangkat dan memberikanku air minum. Tak jauh dari tempatku, kulihat anak panah dengan ujung penuh darah. Apa aku baru saja terpanah? Apa orang ini yang menyelamatkanku?

Aku belum pernah hidup dengan orang lain selain kedua orang tuaku. Buatku, tinggal bersama pemuda ini begitu menyenangkan. Ia penuh perhatian dan sabar merawatku. Kondisiku kian membaik, namun tak kubiarkan benar-benar sembuh demi memperpanjang kebersamaan dengannya. Saat aku merintih kesakitan, pemuda ini selalu datang mengusap punggungku, dan menenangkanku. Matanya memancarkan harapan supaya aku bertahan. Bahkan kini tak sedikitpun kuingat ibu, apalagi ayah yang jarang pulang. Begitu cepat ia menggantikan posisi segala yang nyaman untukku.

June 24, 2014

Danau Buyan: Spirit of Nature Festival.


Setelah mengisi Juni di Nusa Penida, kini giliran Danau Buyan yang menggelar festival. Perhelatan budaya dengan tema Spirit of Nature ini punya banyak acara, gengs! Sayang, sepertinya publikasi acara ini di sosial media agak kurang. Pasalnya, saya mencari jadwal acara tapi tak menemukan apapun. Menghubungi CP yang tercantum di e-flyer pun tak ada tanggapan. Saat tiba di tempat,  (liat di baliho) barulah kami tau susunan acaranya. Ada yoga massal, lomba mancing, lomba mendayung pedau, sampai lomba ngelawar. Sayangnya, dari sekian banyak acara tersebut, #melaligen cuma kebagian di tarian penutup karena dateng kesorean. Ini semua gara-gara macet pokoknya, titik! #kzl :))


June 11, 2014

Nusa Penida: Menyusuri utara "The Golden Egg of Bali"

"Eh, foto di sini yuk! Keren banget warna lautnyaaa!", celetuk seseorang yang tak pernah menyangka bahwa Padang Bai seindah itu. Iya, seseorang itu adalah... Saya\(-_-") Ini adalah perjalanan pertama saya dan beberapa teman dari #melaligen melalui Padang Bai. Jalan-jalan kali ini dalam rangka ingin menyaksikan festival tahunan perdana yang diadakan oleh Nusa Penida. Dalam sehari, rute penyeberangan Padang Bai - Nusa Penida hanya ada sekali yaitu pukul 12.30. Per tanggal 1 Juni 2014, pemda menetapkan kenaikan tarif. Golongan II (motor) Rp 40.200, dan tarif penumpang (dewasa) Rp 28.000. Sembari menunggu jam keberangkatan, kami duduk di wantilan dekat dermaga. Di sana banyak pedagang yang menjajakan makanan, dari rujak buah sampai nasi bungkus. Waktu tempuh kapal Roro menuju Nusa Penida kurang lebih 1 jam. Mata kamu bakal dibikin seger kalau pilih tempat di geladak, warna lautnya ini loh jooooonn! :3

Yakan bikin pengen nyebur yakaaaan warna lautnya!